….kalau cinta sudah melekat
gula jawa terasa coklat…
hah,jadi ingat lagu yang kadang dinyanyikan bapak sewaktu aku masih kecil. Sambil main gitar dengan goyangan kepala yang serius,,,aku dan adik2ku sering tertawa sesekali jijik. Gimana gak, gula jawa digantikan dengan kata (maaf) tahi kucing berasa coklat (wekkkkkk!!!) hahaha…
Coklat dan Cinta. dua hal yang tentunya tidak asing (terutama buat remaja). Cowok menyatakan cinta dengan coklat. hari Valentine (aku tidak setuju untuk perayaan yang satu ini) dimana-mana ada coklat. Kue ulang tahun, gak enak tanpa coklat. Makan roti harus ada selai coklat..(kok jadi ngelantur ya??).
Tiba-tiba terinspirasi buat menulis artikel ini gara-gara ada teman yang menyinggung soal coklat di FB. Tapi satu hal yang pasti dan hampir semuanya pasti setuju, coklat itu adalah sejenis makanan yang enak.
Coklat bahan mentahnya berasal dari buah yang berwarna coklat dan dinamakan Coklat juga atau Kakao. Krisis moneter di tahun 1998 silam membuat harga buah yang satu ini meningkat tajam. Walhasil banyak petani Kakao khususnya di Polewali Mandar kotaku tercinta mendadak jadi jutawan.
Menurut sejarah Coklat awalnya hanya untuk diminum bukan dimakan (karena coklat berasal dari serbuk biji Kakao). Coklat yang baik buat kesehatan adalah coklat yang 70% ke atas berasal dari buah Kakao. Efeknya bisa memberikan rasa nyaman dan senang karena karbohidrat yang dikandungnya bisa meningkatkan kadar serotonin di otak. Coklat juga mengandung anti oksidan yang dapat menghambat penuaan dini.Inilah mungkin yang menjadi alasan mengapa coklat identik dengan kasih sayang, rasa simpati, dan kesenangan.
coklat yang kurang baik adalah coklat yang kandungan kakaonya kurang dari 20% atau coklat yang kandungan flavanois (rasa pahit pada coklat yang sebenarnya sangat bermanfaat). sehingga yang mendominasi hanya gula dan lemak saja. inilah yang berbahaya bagi jantung.
So, jadi pandai-pandai dalam memilih coklat. sebisa mungkin hindari coklat dengan kadar manis yang berlebihan sehingga Anda bisa menikmati manfaat coklat yang sesungguhnya.
referensi: dari segala sumber
Be the first to like this post.
0 comments
Post a Comment